Simple is the best

Archive for the ‘opened mind’ Category

Belajar HTML (ga usah dibaca)

Makan ini super enak

Very good — you have already mastered half the basic vocabulary of the Campbell’s monkey, a fellow primate that lives in the forests of the Tai National Park in Ivory Coast.

The adult males have six types of call, each with a specific meaning

, but they can string two or more calls together into a message with a different meaning.

Having spent months recording the monkeys’ calls in response to both natural and artificial stimuli, a group led by Klaus Zuberbühler of the University of St. Andrews in Scotland argues that the Campbell’s monkeys have a primitive form of syntax.

Advertisements

Kepribadian Menurut Golongan Darah

Kepribadian Menurut Golongan Darah

    Ternyata golongan darah bisa meramalkan kepribadian seseorang. Sebenarnya sih kata “meramal” kurang cocok. Karena golongan darah menentukan sifat. Jadi, bisa aja kamu mengetahui sifat orang lain melalui golongan darahnya…. Ataupun bagaimana hubungan, dsb. dengan Golongan Darah. Yang dibantu dengan
Bloody

Kepribadian

<img

 

Relationship

First at all, let’s we talk about Perfect Couple

# Golongan Darah O dan A

Golongan darah A, itu dewasa dan O itu jujur. Walaupun A suka marah tapi O cepat lupa tentang marahan itu.

# Golongan Darah AB dan AB

Bisa jadi pasangan yang cocok, tpi jangan terlalu sering adu mulut.

#Golongan Darah B dan AB

Karena sama-sama tidak suka aturan, hubungan perlahan-lahan akan terbentuk.

 

Ref: Blood Type Encyclopedia- Ku Mi-Na

Pelecehan yang Terlazimkan

Ivana W.

I Pendahuluan

    Mungkin kita sudah akrab dengan kata pelecehan, seperti pelecehan seksual, dan bosan dengan lagi-lagi pelecehan. Tahu tidak kalau bentakan, ancaman, merendahkan orang lain, juga merupakan bentuk pelecehan? Yaitu pelecehan emosional. Banyak yang melupakan jenis pelecahan satu ini, dan bahkan dibiarkan begitu saja. Padahal salah satu pelecehan ini dampaknya dapat membuat seseorang bunuh diri. Sama buruknya dengan pelecehan yang lain , memberikan dampak yang negatif juga. Orang-orang menganggap pelecehan ini bukan pelecehan. karena, dampak yang ditimbulkan tidak selalu kelihatan, yang terkadang dipendam sendiri oleh orang korbannya.

Pelecehan ini ialah pelecehan emosional. Pelecehan1 artinya menghinakan atau mencemoohkan, dan Emosional1 merupakan perasaan batin (dari hati). Jadi bila diartikan pelecehan emosional
adalah menghina seseorang dengan menyerang perasaan pribadi. Kita bisa saja melakukan pelecehan emosional yang tanpa kita sadari setiap hari, yang dilakukan oleh sesama teman, oran tua, guru, senior, dan lainnya. Contohnya:

“Gimana sih, gara-gara kamu jadi begini kan!” atau

“Kamu lagi, mana mungkin bisa sih.” Atau juga dengan kata-kata seperti ini,

“Bisanya apa sih!!! Begini gak bisa, itu gak bisa! Bisanya apa coba! Gak guna banget jadi orang!”.

    Pelecehan emosional membuat luka batin ataupun trauma, bahkan itu bisa terbentuk dari bentakan-bentakan. Karena itulah diperlukan seseorang untuk mengerti dan memahami apa itu pelecehan emosional. Supaya tidak menimbulkan kesedihan yang terpendam dalam hati bagi korbannya.

II Isi

    Sebelum kita masuk lebih lanjut tentang pelecehan emosional. Marilah kita membaca studi kasus berikut ini..

Pembentak

    Ibu Jeffry kebingungan. Secara tiba-tiba putranya yang berada di kelas dua SD tidak mau pergi ke sekolah lagi. Ia tidak hanya berjalan ke pintu dan mengumumkan bahwa ia bosan sekolah. Malahan ia mulai membuat alasan-alasan mengapa ia tidak dapat pergi ke sekolah. Sebagai murid yang cerdas di kelas, Jeffry selalu suka pergi ke sekolah, tidak hanya karena ia dapat belajar sesuatu, tetapi juga untuk bertemu sahabat-sahabatnya dan bermain

    Akibatnya ibunya menyerah. Memutuskan untuk mengetahui pokok permasalahan yang sebenarnya, ia mulai menanyakan tentang sekolah kepadanya.

“Mengapa kamu tidak mau pergi ke sekolah?” ia bertanya kepadanya, Jeffry mengalihkan pandangannya berusaha untuk menghindari ibunya. “Apakah ada anak-anak lain yang menyusahkan kamu?”

“Tidak mereka baik … Aku tidak mau pergi …” Ia benar-benar tampak tidak tenang berbicara dengan ibunya.

“Tetapi kamu harus sekolah, Jeffry. Lagipula, kamu murid yang pintar! Ibu Rini mengatakan kamu adalah salah satu murid terbaiknya.”Mendengar nama gurunya Jeffry jadi tegang.

“Ngak mau!” ia memohon.

“Ada apa yang salah dengan ibu Rini?” Ibunya bertanya, merasakan kegelisahan-kegelisahan putranya ketika ia menyebutkan nama guru itu.

“Ngak.” ia menjawab segera. “Ibu Rini adalah ibu guruku.”

“Saya tahu ia gurumu, tetapi apakah kamu menyukainya, Jeffry?”

“Aah… ia seorang yang baik, tapi ibu Rini…” Jeffry mengaku.

“Apa yang tidak kamu suka dari ibu Rini?” Ibunya merasa seperti ia sedang mencabut gigi-berusaha bersabar dan memberinya waktu yang ia butuhkan untuk menceritakan kepadanya apa yang salah, sekalipun tanda-tanda peringatan telah berlalu dari kepalanya,

“Ia teriak-teriak melulu.” Itulah, ia telah mengatakannya

“Saya tidak mengerti. Apa yang kamu maksud dengan ‘ia berteriak terus menerus’?” Ibunya telah mengikuti kelas Jeffry beberapa kali dan memperhatikan gurunya memiliki kecenderungan untuk meninggikan nada suaranya, tetapi ia menduga hal ini mungkin disebabkan karena ia gugup menjumpai orang tua murid di dalam ruangan, “Saya tahu waktu saya ada dalam kelasmu ia berbicara sedikit keras, tetapi banyak percakapan yang terjadi di sana.”

“Mami,” Jeffry berkata sejujurnya, “Ini 10 kali jauh lebih parah kalau mami ngak ada disana. Ibu Rini teriak-teriak melulu ke semua orang, meskipun ngak melakukan kesalahan. Terus, jika ibu Rini mikir, mami telah melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan, ibu Rini berteriak melulu.”

“Kasihan,” ia menanggapi sambil menarik putranya ke dalam pelukannya. “Besok saya akan pergi ke sekolah dan menemui Kepala Sekolah. Apa yang ia lakukan itu tidak benar.”

Pasti kita pernah mengalami kejadian seperti ilustrasi di atas. Contoh kasus seperti diatas merupakan salah satu contoh pelecehan emosional. Ibu Rini sangat suka membentak dan berteriak kepada Jeffry dan teman-temannya dan itu menyebabkan Jeffry tidak ingin pergi ke sekolah, dan memberikan banyak alasan untuk menghindari bertemu dengan gurunya itu.

    Dalam cerita diatas, pelecehan terhadap Jeffry oleh ibu Rini terjadi di sekolah, coba perhatikan pengalaman yang tidak menyenangkan banyak terjadi dimana-mana tetapi kita tidak tanggap. Contohnya, bila anda pergi ke toko buku, dan seorang petugas kasir di managernya karena ia terlalu lambat melayani pembeli, si petugas kasir diam saja karena ia tidak dapat berbuat apa-apa. Pasti dalam diri anda mungkin ada rasa iba.

    Tanpa disadari, si pembentak menumpahkan kemarahan yang menyebabkan seseorang tidak mendapati rasa aman, seperti Jeffry dalam cerita tersebut. Gejolak emosi berupa kemarahan yang tidak dapat dikendalikan. Dan kemudian gejolak emosi tersebut terus ditunjukan melalui ancaman. Yang menciptakan hasrat untuk mengulanginya terus menerus. Pelaku pelecehan emosional yang seperti kasus dialami Jeffry, dilakukan oleh orang yang lebih berkuasa daripada si korbannya.

    Pelecehan emosional mempunyai berbagai macam tipe, dan cara mengungkapkannya. Yaitu:

  1. Suka memaksakan pendapat
  2. Penolakan seperti meledek, memaki, sumpah serapah, membentak
  3. Menggunakan kepatuhan orang lain bukan untuk kebaikan
  4. Membuat kecil hati
  5. Meledek orang lain
  6. Menyalahkan atau memberi rasa bersalah yang besar
  7. Meneror atau mengancam
  8. Suka membeberkan rahasia orang lain
  9. Bemuka dua
  10. Tidak menepati janji
  11. Mengisolasi
    1. Orang yang otoriter
    2. Tidak diberi kesempatan seseorang untuk berbicara
  12. Pelecehan emosional melalui tindakan ketidak pedulian, contohnya:
    1. Orang yang masa bodo dengan orang lain
    2. Orang tua yang meninggalkan anaknya
  13. Main hakim sendiri

Sebenarnya pelecehan emosional banyak sekali rupanya, pelecehan emosional itu berupa hal yang tidak mengenakan di hati.

    Dampak pelecehan emosional banyak sekali, yang paling gamblang dari pelecehan emosional itu, menjadikan korbannya memiliki kepercayaan diri yang rendah, dan juga harga diri yang rendah, menjadikan si korban merasa dirinya tak berguna, rasa bersalah, ketakutan, amarah yang amat sangat. Pelecehan emosional sangat merusak rohani seseorang. Pengalihan karena pelecehan emosional bisa saja narkoba, bunuh diri, melakukan tindak kriminal maupun kekerasan. Dan juga, si korban pelecehan emosional memberikan efek buruk terhadap kehidupan sosialnya.

III Kesimpulan

    Bagaimana caranya untuk menghadapi pelecehan emosional? Terutama bagi korbannya. Yang paling penting adalah, menjalani hidup baru, dengan melupakan masa lalu, untuk menghadapi masa depan. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk mengampuni sesama tak terhingga,dan itu merupakan kuncinya. Dan juga, kira harus membebaskan diri dari perasaan bersalah melalui amarah yang tidak berkelanjutan. Lalu, ceritakan masalah anda dengan orang lain, melalui curhat, atau ceritakan kepada guru BK, orang tua, guru ataupun teman. Jangan sampai disimpan sendirian.

    Mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa itu sangat penting sekali dengan proses penyembuhan dari pelecehan emosional. Dan kembalikan rasa percaya diri, dengan menemukan talenta dan bakat. Kesedihan karena pelecehan emosional, dapat dilampiaskan dengan hal yang baik dengan, memperdalam bakat atau talenta yang kita miliki untuk meningkatkan harga diri. Jangan sampai pelecehan emosional dapat menghalangi seseorang.

    

Refrensi:
Kamus Bahasa Indonesia edisi Revisi, oleh S. Wojowasito
Jantz, Gregory L. Penyembuhan Luka-Luka akibat Pelecehan Emosional, Jakarta: METANOIA 1995
Matius 18:21-35 (Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk mengampuni sesama tak terhingga)

How to Recycle the old book become Ipad Case

You want, ipad case unique than everyone? i find this
You need,
1. Glue
2. Hardcover book
3. cutter
4. ruler
5. brush

and the optional
Fabric

This is how to do that:

Idea from: this

Valentine Day

Today is haloween, but I can talk about valentine right?    

Valentine day in 14 February is the day of the lovers and they who are falling in love, express their love. People send chocolate, card, flower or anything that can express their love to people that they love. Valentine is very popular, that proof by Valentine’s Day.

    Valentine Day was started by Father St. Valentinus who lived in 3 A.D. while the Rome Emperor Claudius 2 was reigning. Valentinus was a martyr. But in 14th February, St. Valentinus was executed by Rome King Claudius 2, because he did not comply to Claudius command that young man who wanted to go to war should not get married, because people who get married did not want to join the war. But, Saint Valentinus wed young people. And St. Valentiinus was sent to jail. When he was in jail, St. Valentinus met the sick daughter of the prison warden. St. Valentinus cured her and felt in love with her. Before he was executed Valentinus sent a card written, “From a person who has pure love, Valentine.”

During Valentine day we are familiar with Cupid, right? Cupid is the kid who has 2 wings and he shoots an arrow to someone heart, which actually is a symbol of God love. But now, Cupid is the symbol of Valentine, if you see, Cupid always exists in card.s

    In America, Valentine is marked by exchanging card. People create valentine card by themselves, which is filled with love expressions. Then, people send red roses too. Similarly, in Rome people said “Lupercallia” in Valentine day because that day is very romantic and fresh for lovers.. In France, people have unique tradition on Valentine day. The singles stay at home and they call each other face to face from the windows of the person they choose. Next, if the men don’t like the women, they can leave them Then, they have a camp fire where the woman who are left burn the photo of the guys who left them. Because that program is misused, the France government disallows that.

    What about in Asia? In Japan, the girls send chocolate to the boys to express their love. If the boys like them, in 14 march the boys send reply chocolate usually packed in white box, then that day is called White Day. In Indonesia, Valentine day is good moment to sell product like, chocolate, card, doll, and knick knack of love. And for flower seller that is the moment they are waiting for, because on Valentine they can sell all the flower.

By: Ivana

By many references

Cara melukis dengan cat poster (part 1, matrial)

Menggunakan Cat Poster (part 1, ingredients)

 

 

Pertama-tama siapkan alat dan bahannya dulu. Hal pertama yang harus ada ialah….

1 Cat Poster

Tiap merek cat poster berbeda karakteristiknnya ada yang bisa dicampur air atau cat poster tidak perlu campur air. dan kandungan di dalamnya. Karena itu, belilah cat poster 1 merek saja, ya karena kemungkinan cat poster a tidak bisa dicampur dengan cat poster merek b ( atau jadi jelek). *ps: Reevees sebenarnya tak perlu dicampur air.

Jaga cat poster agar ga cepet kering ya! Atau bisa beli cat poster yang tempatnya bukan tube. Pastikan punya minimal: 3 warna dasar (merah,biru,kuning) dan warna putih , hitam.

2. Kuas

Dalam membeli kuas, pastikan kuas tersebut ada pelindungnya untuk melindungi kuas supaya tidak cepat jelek. Belilah yang rupa-rupa ukurannya dan kuas juga ada 2 macam yang bentuknya yang kotak dan yang biasa

Jangan beli kuas yang bulunya cepat rontok dan tidak ada pelindungnya. Beli yang runcing dan ada pelindungnya sebaiknya beli yang dari bulu ekor kuda walaupun mahal.

3. Palet

Gunakan palet yang banyak tempat warnanya

4. Watercolor paper (sebaiknya ukuran a3, 200-220 g)

Dalam menggunakan cat poster sebaiknya menggunakan watercolor paper(200-220g), karena kertasnya tebal dan juga menyerap air. Dibandingkan dengan kertas hvs yang tipis dan cepat robek.

Dalam menggunakannya sebaiknya gunakan pada bagian yang sisinya kasar ya!

5. Tempat air


Dalam pewarnaan minimal menggunakan 2 tempat air, 1 untuk air bersih, dan 1 lagi untuk mencuci kuas kotor.

6. kain lap

Kain lap digunakan untuk menggantikan tisu dalam mengelap kuas. Lebih murah dan hemat tisu. Hehe 😀 Partikel tisu bisa merusak kuas lho.

7. Kertas Koran

Kertas Koran gunanya untuk melapisi meja, supaya tdak kena cat. Dan berantakan.

^Tambahan^

8. Pipet tetes

pict from:

Global Warming! Live on Mars

This is my poster i created by me self
Have see!
P.S: the pict rocket from: here

Tag Cloud